Selasa, 19 Maret 2013

Wabup Bengkalis Buka Rakor Perpustakaan se-Riau
Diposting oleh : Bagian PDE Setda Kab.Bengkalis


BENGKALIS- Wakil Bupati Bengkalis Suayatno resmi membuka rapat koordinasi (rakor) perpustakaan dan arsip se-Provinsi Riau, Senin (18/3/13). Diikuti oleh badan perpustakaan dan arsip dari kabupaten dan kota ini, dipusatkan di Ballroom Marina Hotel Bengkalis.

Didalam sambutannya Suayatno mengatakan, rakor perpustakaan dilaksanakan ini merupakan upaya untuk menyamakan persepsi dalam pengembangan perpustakaan. Menghasilkan rumusan terbaik untuk memajukan dan meningkatkan peran perpustakaan dan arsip di tengah kencangnya informasi dan digitalisasi.

“Pembenahan perpustakaan ke depan harus lebih ditingkatkan, mengingat perannya cukup besar dalam mendorong peningkatan kecerdasan masyarakat. Perpustakaan harus mampu berbenah, sekaligus mendorong minat baca masyarakat dalam memperoleh pengetahuan,” ungkap Suayatno.

Dilanjutkan mantan Wakil Ketua DPRD Bengkalis dari PKS ini, sudah menjadi tuntutan bagi pengelola untuk merubah image atau kesan perpustakaan. Tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, namun sebagai suatu lembaga yang hidup, segar dan menawarkan hal-hal yang baru. Mulai dari layanan yang inovatif, untuk mewujudkan perpustakaan atraktif, interaktif, edukatif dan rekreatif.
“Pengembangan perpustakaan diperlukan sosialisasi minat baca dan gemar membaca. Bimbingan teknis pengelola perpustakaan, serta didukung sarana dan prasarana informasi teknologi dan komunikasi, menuju era perpustakaan digital,” katanya lagi.

Ditambahkan Suayatno, “oleh karena itu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota harus intens dilakukan untuk mengevaluasi program dan manfaatnya kepada masyarakat. Yang harus dilakukan adalah bagaimana perpustakaan itu menarik untuk dikunjungi,” imbuhnya.

Pembukaan rakor perpustakaan dan arsip se-Provinsi Riau ini, juga dihadiri Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI Dedi Junaidi dan Direktur Arsip Nasional RI Widorno.***(dik)

Teks Foto : Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, menyerahkan cenderamata kepada Direktur Arsip Nasional RI Widorno, disela-sela pembukaan rakor perpustakaan dan arsip kabupaten dan kota se-Provinsi Riau, di Pantai Marina Hotel Bengkalis, Senin (18/3/13).Foto Humas Setdakab Bengkalis  

Minggu, 17 Maret 2013

untuk bengkalis, Ambulans Ditambah 30 Buah

Ambulans Ditambah 30 Buah
20 Februari 2013 - 11.43 WIB


BENGKALIS (DP)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menambah 30 unit ambulance, untuk sejumlah desa yang ada di Kabupaten Bengkalis. Anggaran pembelian ambulance tahun 2013 tersebut, sebagai bentuk komitmen Pemkab Bengkalis membantu masyarakat untuk mendapatkan kemudahan pelayanan kesehatan.

Sekda Bengkalis, H Asmaran Hasan ditemui baru-baru ini menjelaskan sejumlah program skala prioritas program Pemkab Bengkalis, salah satunya disektor kesehatan. Menurut Sekda, pengadaan mobil ambulance tidak lain diperuntukan bagi desa-desa yang sulit dijangkau, dan telah memiliki akses sarana jalan yang dilewati kendaraan.

‘’ Tekad kita membantu masyarakat dalam pengobatan terus ditingkatkan. Pada tahun 2013 ini sudah diusulkan melalui RAPBD sebanyak 30 unit mobil ambulance yang diperuntukan bagi desa-desa yang jauh dari jangkauan puskesmas atau rumah sakit,’’terang Asmaran.
Nantinya pengalokasian ambulance tersebut sambung Sekda, minimal untuk tiga atau empat desa akan di-standbykan satu unit mobil ambulance. Selama ini masyarakat yang sakit di desa yang jauh dari jangkauan masih kesulitan akses transportasi untuk pergi berobat ke puskesmas atau rumah sakit yang ada dalam wilayah kecamatan.
Disinggung soal beban operasional ambulance itu nantinya, Asmaran menyebutkan, apabila ditempatkan di desa-desa, maka pemerintah desa diwajibkan menanggung beban operasional. Diantaranya adalah pembelian BBM, spare part kendaraan serta biaya perawatan kendaraan, termasuk biaya pengangkutan warga yang sakit.(auf) 
  

sumber: Dumai pos